39 Sharpening Focus and Transforming Stronger for Sustaining Value | 2022 Annual Report Ikhtisar Kinerja Keuangan Financial Performance Highlights Laporan Manajemen Management Reports Profil Perusahaan Company Profile Analisa dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Function Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Social and Environmental Responsibility • Menyelesaikan jembatan terpanjang di Sumatera (Jembatan Dompak), Kalimantan (Jembatan Tayan) dan Maluku (Jembatan Merah Putih) pada tahun 2016. • Presiden melaksanakan groundbreaking kereta cepat pertama di Asia Tenggara, di mana WIKA berperan strategis dalam membangun dan melaksanakan penyelenggaraan jasa kereta cepat trase Jakarta–Bandung (2016). • PT WIKA Beton Tbk dan PT WIKA Gedung membentuk joint venture PT WIKA Pracetak Gedung untuk menangkap potensi beton pracetak gedung hunian vertikal (2016). • WIKA membentuk PT WIKA Serang Panimbang (2017) sebagai Badan Usaha Jalan Tol sekaligus membangun jalan tol tersebut. • Menyelesaikan Simpang Susun Semanggi (2017) sebagai jalan lingkar layang dengan lengkung terpanjang di Indonesia dan ikon kedua Jakarta, setelah Monumen Nasional (Monas). • Menyelesaikan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta sebagai terminal penumpang terbesar di Tanah Air (2017). • Menyelesaikan bendungan terbesar kedua di Tanah Air yang dibangun setelah masa kemerdekaan, Bendungan Jatigede, Sumedang (2017). • Sukses menerbitkan Komodo Bonds yang tercatat di London Stock Exchange, di mana Komodo Bond WIKA mengalami oversubscribed 2,5 kali. • Membangun venues olahraga terbaik level dunia untuk Asian Games 2018; Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, GBK Venues: Stadion Madya, Softball, Baseball, Basketball, Squash dan Wisma Atlet Kemayoran. • Menyelesaikan Moda Raya Terpadu (MRT) sebagai moda transportasi kereta api pertama dan termodern di Jakarta yang menghubungkan Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia berjarak 16 km. 11. Mencatatkan prestasi dengan menyelesaikan jalan tol pertama di Kalimantan (Balikpapan-Samarinda), Sulawesi (Manado - Bitung), underpass New Yogyakarta International Airport 14,3 km yang merupakan underpass terpanjang di Indonesia. • Menggulirkan Visi Misi WIKA 2030 dengan cita-cita menjadi perusahaan Investasi dan EPC berkelanjutan yang mampu menghadirkan kualitas kehidupan yang lebih baik. • WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp4.000.000.000.000 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah I Wijaya Karya dengan total dana Sukuk sebesar Rp1.000.000.000.000. • WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp3.500.000.000.000 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah II Wijaya Karya dengan total dana Sukuk sebesar Rp1.500.000.000.000. • Pada tahun 2021 WIKA melakukan ekspansi dengan masuk ke bidang investasi kebandarudaraan melalui pembentukan Badan Usaha Pelaksana (BUP) bernama PT Bandara Internasional Batam. • Pada tahun 2022 WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Wijaya Karya dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp4.000.000.000.000 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah III Wijaya Karya dengan total dana Sukuk sebesar Rp1.000.000.000.000 • WIKA melakukan divestasi Jalan Tol Kunciran Cengkareng dan salah satu entitas asosiasi di bidang pelabuhan yaitu PT Terminal Petikemas • WIKA berhasil menyelesaikan 3 PSN yaitu bendungan Randugunting di Blora, Bendungan Sukamahi Jawa Barat dan Terminal Kijing serta proyek pendukung G20 yaitu Revitalisasi Bandara VVIP Halim, terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan preservasi jalan dan jembatan koridor jalan nasional Badung Bali. • Completed the Longest Bridge in Sumatra (Dompak Bridge), Kalimantan (Tayan Bridge), and Maluku (Merah Putih Bridge) in 2016. • The President of Republic of Indonesia conducted the first high speed train project groundbreaking in Southeast Asia, where WIKA has a strategic role in building and implementing the Jakarta-Bandung trace fast train service (2016). • PT WIKA Beton Tbk and PT WIKA Gedung Tbk formed a joint venture PT WIKA Pracetak Gedung to capture the potential of precast concrete vertical residential buildings (2016). • WIKA established PT WIKA Serang Panimbang (2017) as a toll road business while simultaneously building the toll road. • Completed Semanggi Interchange (2017) as the longest curved ring road in Indonesia and the second icon of Jakarta, after the Monument National (Monas). • Completed 3rd Terminal of Soekarno Hatta International Airport as the largest terminal in the country (2017). • Completed the second largest Dam that built after Indonesia independent day, Jatigede Dam, Sumedang (2017). • Successfully issued Komodo Bonds on the London Stock Exchange, where WIKA’s Komodo Bonds were oversubscribed 2.5 times. • Built the world’s best sports venues for the 2018 Asian Games; Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, GBK Venues: Madya Stadium, Softball, Baseball, Basketball, Squash and Wisma Atlet Kemayoran. • Completed Moda Raya Terpadu (MRT) as the first and most modern railway transportation mode in Jakarta that connects Lebak Bulus - Hotel Indonesia Roundabout – a distance of 16 km. • Completed the first toll road in Kalimantan (Balikpapan-Samarinda), Sulawesi (Manado-Bitung), the 14.3 km New Yogyakarta International Airport underpass, the longest underpass in Indonesia. • Introduced WIKA 2030 Vision and Mission with the goal of becoming a Leader in Sustainable Investments and EPC for a Better Quality of Life. • WIKA issued a Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds I Phase I Year 2020 with a principal amount of Rp1,500,000,000,000 and Wijaya Karya Sustainable Mudharabah Sharia Bonds I Phase I Year 2020 with a total funds of Rp500,000,000,000. • WIKA issued a Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds II with a principal amount of Rp3,500,000,000,000 and Wijaya Karya Sustainable Mudharabah Sharia Bonds II with a total funds of Rp1,500,000,000,000. • In 2021, WIKA expanded its business expand by entering the airport investment sector through the establishment of an Implementing Business Entity (BUP), PT Batam International Airport. • In 2022, WIKA issued a Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds III with a principal amount of Rp4,000,000,000,000 and Wijaya Karya Sustainable Mudharabah Sharia Bonds III with a total funds of Rp1,000,000,000,000 • WIKA divested Kunciran Cengkareng Toll Road and one of the associated entities in the port sector, namely PT Terminal Petikemas • WIKA has succeeded in completing 3 PSNs, namely Randugunting Dam in Blora, Sukamahi Dam in West Java and Kijing Terminal, as well as the G20 supporting project, namely Revitalization of VVIP Halim Airport, VVIP Terminal of I Gusti Ngurah Rai Airport in Bali and preservation of roads and bridges in Badung Bali national road corridor.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5