PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Dalam Ribuan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) PT WIJAYA KARYA (PERSERO) Tbk AND SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) For the Years Ended December 31, 2023 and 2022 (In Thousand Rupiah, unless Otherwise Stated) 44 Grup membukukan perjanjian konsesi jasa sebagai model aset takberwujud karena memiliki hak (lisensi) untuk membebankan pengguna jasa publik. Pada saat pengakuan awal, aset konsesi dicatat pada nilai wajar dari imbalan yang diterima atau akan diterima. Aset konsesi ini adalah aset hak pengelolaan jalan tol dan pengelolaan air. Selama masa konstruksi, akumulasi biaya perolehan dan konstruksi jalan tol diakui sebagai aset konsesi dalam penyelesaian. Amortisasi mulai dibebankan pada saat aset konsesi tersebut siap digunakan. The Group accounts for the service concession agreement as an intangible asset model because it has the right (license) to charge users for public services. At initial recognition, concession assets are recorded at the fair value of the consideration received or to be received. The concession assets are toll road management rights and water management rights. During the construction period, the accumulated acquisition and construction costs of toll roads are recognized as concession assets in progress. Amortization begins to be charged when the concession assets are ready for use. Aset konsesi akan dihentikan pengakuannya pada saat berakhirnya masa konsesi. Tidak akan ada keuntungan atau kerugian saat penghentian pengakuan karena aset konsesi diharapkan telah diamortisasi secara penuh, akan diserahkan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) tanpa syarat. The concession assets are derecognized at the end of the concession period. There will be no gain or loss upon derecognition as the concession assets which are expected to be fully amortized by then, will be handed over to the Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) and Collaborative Project Authority (PJPK) for no consideration. Aset konsesi yang diberikan kepada Grup dapat dipindahkan dengan persetujuan Pemerintah/ BPJT dan PJPK. Aset konsesi ini akan diserahkan ke Pemerintah/ BPJT dan PJPK pada saat akhir masa konsesi dan, pada saat itu, seluruh akun yang berhubungan dengan aset konsesi akan dihentikan pengakuannya. Concession assets granted to the Group are transferrable with approval from the Government/ BPJT and PJPK. These concession right assets will be transferred to the Government/ BPJT and PJPK at the end of the concession period and, at such time, all accounts related to the concession rights assets will be derecognized. Selama periode hak pengusahaan jalan tol dan pengelolaan saluran air, aset hak pengusahaan jalan tol dan pengelolaan saluran air dapat dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup jika jalan tol dan saluran air diserahkan (dikuasakan) kepada pihak lain atau Pemerintah/ BPJT atau PJPK mengubah status aset konsesi atau tidak ada manfaat ekonomi yang dapat diharapkan dari penggunaannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan aset konsesi diakui sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. During the period of toll road concession rights and water channel management, toll road concession rights and waterway management rights assets may be excluded from the Group's consolidated statement of financial position if the toll roads and waterways are handed over (authorized) to other parties or the Government/BPJT or PJPK changes the status of concession asset. concession or no economic benefits can be expected from its use. Gains or losses arising from the termination or disposal of concession assets are recognized as gains or losses in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. Selain itu, Grup mengakui dan mengukur pendapatan konstruksi dan jasa yang dilakukan sesuai dengan “Pendapatan dari Kontrak Pelanggan”, PSAK 72. Ketika Grup menyediakan jasa konstruksi atau peningkatan kemampuan, imbalan yang diterima atau akan diterima oleh Grup diakui pada nilai wajar. In addition, the Group recognizes and measures revenue for construction and services performed in accordance with “Revenue from Customer Contracts”, PSAK 72. When the Group provides construction or capacity building services, the consideration received or will be received by the Group is recognized at fair value.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5