118 Profil Perusahaan Company Profile Mempertajam fokus dan bertransformasi lebih kuat untuk mewujudkan nilai yang berkesinambungan | Laporan Tahunan 2022 Di tahun 2022, seiring dengan perkembangan usaha perusahaan, WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 pada 18 Februari 2022, dan Penawaran Berkelanjutan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I tahun 2022 pada 3 November 2022. Dana hasil penawaran umum obligasi dan penawaran umum berkelanjutan sukuk mudharabah tersebut digunakan untuk modal kerja proyekproyek infrastruktur dan gedung yang dikerjakan oleh WIKA. Kapabilitas WIKA yang mumpuni dalam membangun proyek infrastruktur berskala nasional maupun internasional menjadikan WIKA sebagai salah satu perusahaan konstruksi yang kuat di industri nasional maupun internasional. Posisi WIKA yang kuat ini didukung oleh kepercayaan Pemerintah terhadap WIKA, sehingga di sepanjang tahun 2022, WIKA memperoleh kepercayaan untuk mengerjakan berbagai proyek persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dilaksanakan pada 15-16 November 2022 di Bali. Proyek-proyek tersebut, antara lain, Revitalisasi Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, peningkatan dan pembangunan jalan dan jembatan SP Tanamori, dan Preservasi Jalan dan Jembatan Nasional di Badung, Bali. Sementara itu, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berhasil diselesaikan di tahun 2022, di antaranya yaitu, Terminal Kijing, Bendungan Sukamahi dan Bendungang Randugunting. WIKA juga meraih kepercayaan untuk mengerjakan beberapa proyek Ibu Kota Negara (IKN), di antaranya, pembangunan jalan tol KKT KariangauTempadung, Kantor Kepresidenan, Istana Kepresidenan, serta Hunian Pekerja. Melalui penguatan sinergi dan inovasi, serta pengembangan kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia yang terus dilakukan, WIKA optimistis dapat memberikan nilai tambah Perseroan bagi seluruh pemangku kepentingan dan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan hingga ke masa depan. Informasi Perubahan Nama Emiten Sampai dengan laporan tahunan ini diterbitkan, WIKA telah mengalami satu kali perubahan nama dan badan hukum dari semula bernama PN Widjaja Karya menjadi PT Wijaya Karya (Persero). Perubahan ini efektif berlaku pada 20 Desember 1972 berdasarkan Akta Perseroan Terbatas No. 110 tanggal 20 Desember 1972 yang dibuat di hadapan Dian Paramita Tamzil, pada waktu itu pengganti dari Djojo Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta dan Perubahan Naskah Pendirian Perseroan Terbatas “PT Wijaya Karya” berdasarkan akta No. 106, tanggal 17 April 1973 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta. Kemudian WIKA juga mengalami perubahan status menjadi Perusahaan Terbuka, yang efektif berlaku pada 27 Oktober 2007 seiring dengan aksi korporasi yang dijalankan Perseroan dengan melakukan Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, nama yang digunakan saat ini adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. In 2022, in line with it’s business development, WIKA issued Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds and Mudharabah Sharia Bonds II Phase II 2022 on February 18, 2022, and Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds and Mudharabah Sharia Bonds III Phase I 2022 on November 3 2022. The proceeds from bonds public offering and mudharabah sharia bonds sustainable public offering were used for working capital for infrastructure and building projects undertaken by WIKA. WIKA’s qualified capability in building infrastructure projects on a national and international scale has made WIKA a strong construction company in the national and international industry. WIKA’s strong stance is supported by the Government’s trust in WIKA, hence throughout 2022 WIKA was entrusted with working on various preparatory projects for the G20 Summit held on November 15-16, 2022 in Bali. These projects include the Revitalization of Halim Perdana Kusuma Airport, Jakarta, Revitalization of VVIP Terminal at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali, improvement and construction of SP Tanamori road and bridge, and Preservation of National Roads and Bridges in Badung, Bali. Meanwhile, the National Strategic Projects (PSN) that have been successfully completed in 2022 among them are Kijing Terminal, Sukamahi Dam and Randugunting Dam. WIKA has also won the trust to work on several National Capital (IKN) projects, project, including the construction of KariangauTempadung KKT toll road, Presidential Office, Presidential Palace, and Workers’ Residence. Through strengthening synergies and innovation, as well as continuing capacity and capability development in Human Capital, WIKA is optimistic to be able to generate added value to the Company for all stakeholders and grow in a healthy and sustainable manner into the future. Information on Change of Issuer’s Name Until the publication of this annual report, WIKA has undergone one name change and legal entity from the original name PN Widjaja Karya to PT Wijaya Karya (Persero). This change became effective on December 20, 1972 based on Limited Liability Company Deed No. 110 dated December 20, 1972 before Dian Paramita Tamzil, an alternate of Djojo Muljadi, S.H., Notary in Jakarta and Amendment to the Establishment of Limited Liability Company “PT Wijaya Karya” based on Deed No. 106, April 17, 1973 before Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Then WIKA also changed its status and become a Public Company, which took effect on October 27, 2007, in line with the Company’s corporate of conducting an Initial Public Offering on the Indonesia Stock Exchange. Thus, the name currently used is PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5