Annual Report

140 Consistent Transformation Toward Fit for Future Konsisten Bertransformasi untuk Menuju Masa Depan yang Sehat Ikhtisar Kinerja Keuangan Financial Performance Highlights Laporan Manajemen Management Report Profil Perusahaan Company Profile Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Pringkasan Proses Hukum dan Upaya Restrukturisasi Usaha Summary of Legal Process and Business Restructuring Efforts Kategori Category Uraian Description Status Terkini Current Status Restrukturisasi Keuangan Financial Restructuring Penjadwalan ulang kewajiban melalui negosiasi dengan kreditur dan lembaga keuangan. Rescheduling of obligations through negotiations with creditors and financial institutions. Sedang berlangsung, dengan skema restrukturisasi bertahap Ongoing, with a phased restructuring scheme Evaluasi Portofolio Proyek Project Portfolio Evaluation Evaluasi terhadap proyek nonproduktif dan percepatan proyek strategis nasional. Evaluation of non-productive projects and acceleration of national strategic projects. Sedang dalam proses implementasi In the process of being implemented Transformasi Operasional Operational Transformation Efisiensi proses bisnis dan penguatan arus kas. Efficiency of business processes and strengthening of cash flow. Dilaksanakan secara bertahap sejak Q2 2024 To be implemented in stages from Q2 2024 Komitmen Tata Kelola Governance Commitment Transparansi terhadap regulator dan pemangku kepentingan dalam seluruh proses hukum dan restrukturisasi. Transparency to regulators and stakeholders in the entire legal and restructuring process. Dilaksanakan secara berkelanjutan To be implemented continuously PENCAPAIAN KINERJA PERSEROAN Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2024, WIKA dapat membukukan kinerja yang positif. Pencapaian ini merupakan modal yang sangat berarti bagi Perseroan untuk dapat meraih pertumbuhan usaha yang lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang. Tahun 2024, WIKA meraih kontrak baru sebesar Rp20.656 miliar. Kendati lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp29.246 miliar, namun pencapaian tersebut merupakan hasil yang cukup optimal jika melihat kondisi pasar yang tengah mengalami penurunan dan likuiditas Perseroan yang relatif terbatas. Selain itu, di tahun 2024, Perseroan juga lebih selektif dalam mendapatkan kontrak dimana WIKA saat ini lebih memilih kontrak dengan kualitas baik yang memiliki kepastian pembayaran, terdapat uang muka dan monthly payment, sehingga cash flow Perseroan dapat tetap terjaga. Kontribusi terbesar pada perolehan kontrak baru tersebut berasal dari segmen infrastruktur & building sebesar 42,06%, disusul segmen industri dengan kontribusi sebesar 31,66% dan segmen energi & industrial plant yang memberikan kontribusi sebesar 19,61%. Sementara segmen realty & property dan segmen investasi masingmasing memberikan kontribusi sebesar 6,25% dan 0,42%. Sementara dari sisi pemberi kerja, sebagian besar proyek yang diraih oleh WIKA berasal dari BUMN dan Pemerintah. Kendati pencapaian kontrak baru yang diraih WIKA tahun 2024 mengalami penurunan, namun Perseroan dapat tetap mempertahankan kepemimpinannya di pasar jasa konstruksi nasional dengan meraih market share sebesar 18,40% dari total pasar sebesar Rp282 triliun di tahun 2024. PERFORMANCE ACHIEVEMENTS OF THE COMPANY In the midst of various challenges faced throughout 2024, WIKA managed to record a positive performance. This achievement is a significant foundation for the Company to be able to achieve even better business growth in the coming years. In 2024, WIKA won new contracts amounting to Rp20,656 billion. Although lower than the previous year amounting to Rp29,246 billion, this achievement is a fairly optimal result considering the declining market conditions and the Company's relatively limited liquidity. In addition, in 2024, the Company was also more selective in obtaining contracts, preferring good-quality contracts with payment certainty, down payments and monthly payments, so that the Company's cash flow could be maintained. The largest contribution to the acquisition of new contracts came from the infrastructure & building segment at 42.06%, followed by the industrial segment with a contribution of 31.66% and the energy & industrial plant segment which contributed 19.61%. Meanwhile, the realty & property segment and the investment segment each contributed 6.25% and 0.42%. Whereas in terms of employers, most of the projects won by WIKA came from SOEs and the Government. Despite the decline in new contracts won by WIKA in 2024, the Company was able to maintain its leadership in the national construction services market by capturing an 18.40% market share of the total market of Rp282 trillion in 2024.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5