Laporan Tahunan 2023 | Annual Report 2023 48 Ikhtisar Utama Performance Highlight Profil Perusahaan Company Profile Analisis dan pembahasan Manajemen Management Disscusion and Analysis Laporan Manajemen Management Report • Melaksanakan Commercial Operation Date (COD) PLTD Marine Fuel Oil 50 MW Bali yang merupakan proyek investasi pertama WIKA pada bidang energi. • Mengakusisi PT Catur Insan Pertiwi (2008) yang kemudian bertansformasi menjadi PT WIKA Rekayasa Konstruksi (2013). • Menyerahkan secara resmi PLTU Amurang kepada PT PLN (2013) PLTU Amurang menjadi salah satu titik ungkit WIKA pada portofolio EPC Power Plant. • WIKA mengakuisisi PT Sarana Karya yang kemudian bertransformasi menjadi PT WIKA Bitumen (2013). • Memantapkan ekspansi proyek-proyek luar negeri, selain Aljazair (2007) antara lain: Timor Leste (2012), Myanmar (2013), Malaysia (2014), Arab Saudi (2016), Dubai (2017), Filipina (2018), Niger (2018), Taiwan (2019), Senegal (2019). • Meresmikan Pusat Kepemimpinan WIKA, Wikasatrian di Bogor (2014). • PT WIKA Beton mencatatkan perdagangan saham perdananya di lantai bursa (2014). • Menyelesaikan jembatan terpanjang di Sumatera (Jembatan Dompak), Kalimantan (Jembatan Tayan) dan Maluku (Jembatan Merah Putih) pada tahun 2016. • Presiden melaksanakan groundbreaking kereta cepat pertama di Asia Tenggara, di mana WIKA berperan strategis dalam membangun dan melaksanakan penyelenggaraan jasa kereta cepat trase Jakarta–Bandung (2016). • PT WIKA Beton Tbk dan PT WIKA Gedung membentuk joint venture PT WIKA Pracetak Gedung untuk menangkap potensi beton pracetak gedung hunian vertikal (2016). • WIKA membentuk PT WIKA Serang Panimbang (2017) sebagai Badan Usaha Jalan Tol sekaligus membangun jalan tol tersebut. • Menyelesaikan Simpang Susun Semanggi (2017) sebagai jalan lingkar layang dengan lengkung terpanjang di Indonesia dan ikon kedua Jakarta, setelah Monumen Nasional (Monas). • Menyelesaikan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta sebagai terminal penumpang terbesar di Tanah Air (2017). • Menyelesaikan bendungan terbesar kedua di Tanah Air yang dibangun setelah masa kemerdekaan, Bendungan Jatigede, Sumedang (2017). • Sukses menerbitkan Komodo Bonds yang tercatat di London Stock Exchange, di mana Komodo Bonds WIKA mengalami oversubscribed 2,5 kali. • Membangun venues olahraga terbaik level dunia untuk Asian Games 2018; Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, GBK Venues: Stadion Madya, Softball, Baseball, Basketball, Squash dan Wisma Atlet Kemayoran. • Menyelesaikan Moda Raya Terpadu (MRT) sebagai moda transportasi kereta api pertama dan termodern di Jakarta yang menghubungkan Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia berjarak 16 km. 11. Mencatatkan prestasi dengan menyelesaikan jalan tol pertama di Kalimantan (Balikpapan-Samarinda), Sulawesi (Manado - Bitung), underpass New Yogyakarta International Airport 14,3 km yang merupakan underpass terpanjang di Indonesia. • Menggulirkan Visi Misi WIKA 2030 dengan cita-cita menjadi perusahaan Investasi dan EPC berkelanjutan yang mampu menghadirkan kualitas kehidupan yang lebih baik. • Carried out Commercial Operation Date (COD) Diesel Marine Fuel Oil 50 MW Bali, which is the first investment project of WIKA in energy field. • Acquired PT Catur Insan Pertiwi (2008) then transformed into PT WIKA Rekayasa Konstruksi (2013). • Officially handed over the Amurang Coal Steam Power Plant to PLN (2013). The Amurang Coal Steam Power Plant is one of WIKA’s leverage points on the EPC Power Plant portfolio. • WIKA acquired PT Sarana Karya which was transformed into PT WIKA Bitumen (2013). • Strengthening the expansion of overseas projects, in addition to Algeria (2007) including: Timor Leste (2012), Myanmar (2013), Malaysia (2014), Saudi Arabia (2016), Dubai (2017), Philippines (2018), Niger (2018), Taiwan (2019), Senegal (2019). • Established WIKA Leadership Center, WIkasatrian in Bogor (2014). • PT WIKA Beton registered its first share trade on Indonesia Stock Exchange (2014). • WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp4.000.000.000.000 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah I Wijaya Karya dengan total dana Sukuk sebesar Rp1.000.000.000.000. • WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp3.500.000.000.000 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah II Wijaya Karya dengan total dana Sukuk sebesar Rp1.500.000.000.000. • Pada tahun 2021 WIKA melakukan ekspansi dengan masuk ke bidang investasi kebandarudaraan melalui pembentukan Badan Usaha Pelaksana (BUP) bernama PT Bandara Internasional Batam. • Pada tahun 2022 WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Wijaya Karya dengan jumlah pokok Obligasi sebesar Rp4.000.000.000.000 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah III Wijaya Karya dengan total dana Sukuk sebesar Rp1.000.000.000.000 • WIKA melakukan divestasi Jalan Tol Kunciran Cengkareng dan salah satu entitas asosiasi di bidang pelabuhan yaitu PT Terminal Petikemas • WIKA berhasil menyelesaikan 3 PSN yaitu bendungan Randugunting di Blora, Bendungan Sukamahi Jawa Barat dan Terminal Kijing serta proyek pendukung G20 yaitu Revitalisasi Bandara VVIP Halim, terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan preservasi jalan dan jembatan koridor jalan nasional Badung Bali. • WIKA berhasil selesaikan proyek PSN, Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang menjadi Kereta Cepat Pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. • Dalam mendukung perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023, WIKA tuntaskan proyek revitalisasi Jakarta Convention Center (JCC) selama 72 hari • WIKA selesaikan proyek pembangunan sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) yang merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mengatasi banjir dari hulu hingga hilir. • Upaya WIKA dalam menunjukkan komitmennya terhadap dekarbonisasi dengan melaksanakan penanaman 6.300 bibit pohon mangrove di • Perseroan melakukan pemuktahiran sistem ERP secara menyeluruh baik di proyek yang dikerjakan WIKA dengan mekanisme KSO (kerjasama operasi) dan non KSO untuk meningkatkan pengendalian biaya demi mendongkrak profitabilitas 2011- 2015 2016-2023
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5