Annual Report

162 Consistent Transformation Toward Fit for Future Konsisten Bertransformasi untuk Menuju Masa Depan yang Sehat Ikhtisar Kinerja Keuangan Financial Performance Highlights Laporan Manajemen Management Report Profil Perusahaan Company Profile Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Pada tahun 2024 WIKA berhasil menyelesaikan proyek sebanyak 45 proyek, 15 di antaranya adalah Proyek Strategis Nasional yaitu IKN Istana Negara, IKN Kantor Presiden, Manyar Smelter Desalination Plant, Manyar Desalination, Pabrik Gula Assembagoes PTPN XI, Bendungan Komering II / Tiga Dihaji 4, Tol Tempino-Jambi JTTS, SPAM Jatiluhur, Karian Dam, Reservoir DC Pondok Kopi, Jalan Tol IKN Segmen KKT Kariangau-Sp. Tempadung, Pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur, Bendungan Pamukkulu, dan Bandar Udara Banggai. Keberhasilan WIKA menyelesaikan berbagai Proyek Strategis Nasional ini merupakan langkah penting dalam mendukung upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai langkah strategis yang telah diambil, WIKA berhasil menunjukkan kinerja yang progresif dan terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional, meskipun tantangan yang ada masih memerlukan waktu untuk sepenuhnya diselesaikan. Dengan fokus pada penyelesaian tepat waktu dan sesuai anggaran, WIKA tetap optimis dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan. Perbaikan yang terus dilakukan dalam setiap tahapan proyek diharapkan dapat mempercepat pencapaian hasil yang lebih maksimal dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan nasional. INFORMASI PERUBAHAN NAMA EMITEN PADA TAHUN BUKU Tahun Year Nama Name Akta Deed 1960 Perusahaan Negara/PN Widjaja Karja Undang-Undang No. 19 tahun 1960 juncto Peraturan Pemerintah No. 64 tahun 1961 tanggal 29 Maret 1961 tentang Pendirian Perusahaan Negara/PN “Widjaja Karja”. Law No. 19 of 1960 juncto Government Regulation No. 64 of 1961 dated March 29, 1961 concerning the Establishment of State Company/PN “Widjaja Karja”. 1972 PT Wijaya Karya (Persero) Akta Perseroan Terbatas No. 110 tanggal 20 Desember 1972. Limited Liability Company Deed No. 110 dated December 20, 1972 Sejak berdiri pada 11 Maret 1960 hingga laporan tahunan ini diterbitkan, WIKA mengalami satu kali perubahan nama dan badan hukum dari semula bernama PN Widjaja Karja menjadi PT Wijaya Karya (Persero). Perubahan ini efektif berlaku pada 20 Desember 1972 berdasarkan Akta Perseroan Terbatas No. 110 tanggal 20 Desember 1972 yang dibuat di hadapan Dian Paramita Tamzil, pada waktu itu pengganti dari Djojo Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta dan Perubahan Naskah Pendirian Perseroan Terbatas “PT Wijaya Karya” berdasarkan akta No. 106, tanggal 17 April 1973 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta. Kemudian, WIKA juga mengalami perubahan status menjadi Perusahaan Terbuka, yang efektif berlaku pada 27 Oktober 2007 seiring dengan aksi korporasi yang dijalankan Perseroan dengan melakukan Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, nama yang digunakan saat ini adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. In 2024, WIKA successfully completed 45 projects, 15 of which were National Strategic Projects, including the IKN Presidential Palace, IKN Presidential Office, Manyar Smelter Desalination Plant, Manyar Desalination, Assembagoes Sugar Factory PTPN XI, Komering II/ Tiga Dihaji Dam 4, Tempino-Jambi JTTS Toll Road, Jatiluhur SPAM, Karian Dam, Pondok Kopi DC Reservoir, IKN Toll Road Segment KKT Kariangau-Sp. Tempadung, Eastern National Axis Road Development, Pamukkulu Dam, and Banggai Airport. WIKA's success in completing these National Strategic Projects is a significant step in supporting the government's efforts to drive economic growth and equitable development, in order to achieve the welfare of society. Through various strategic measures, WIKA has demonstrated progressive performance and continues to strive to improve operational efficiency, despite challenges that still require time to be fully resolved. With a focus on on-time completion and adherence to the budget, WIKA remains optimistic about achieving the targets that have been set. Continuous improvements in each phase of the project are expected to accelerate the achievement of more optimal results and contribute positively to national development. INFORMATION ON THE COMPANY’S NAME CHANGES IN THE FISCAL YEAR Since its establishment on March 11, 1960 until the publication of this annual report, WIKA underwent name change and legal entity for one time, from previously PN Widjaja Karya to PT Wijaya Karya (Persero). This change became effective on December 20, 1972 based on Limited Liability Company Deed No. 110 dated December 20, 1972 before Dian Paramita Tamzil, an alternate of Djojo Muljadi, S.H., Notary in Jakarta and Amendment to the Establishment of Limited Liability Company “PT Wijaya Karya” based on Deed No. 106, April 17, 1973 before Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. Then WIKA also changed its status and become a Public Company, which took effect on October 27, 2007, in line with the Company’s corporate action of Initial Public Offering on the Indonesia Stock Exchange. Thus, the name currently used is PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5