Annual Report

Annual Report 2024 Laporan Tahunan > PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 161 Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Function Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Social and Environmental Responsibility Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Social and Environmental Responsibility (BUP) bernama PT Bandara Internasional Batam (BIB). BIB dibentuk WIKA bersama PT Angkasa Pura I (Persero) dan Incheon International Airport Corporation (IIAC). Ketiganya tergabung dalam konsorsium pemenang lelang proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim, Batam. Di tahun 2022, WIKA menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 pada 18 Februari 2022, dan Penawaran Berkelanjutan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I tahun 2022 pada 3 November 2022. Dana hasil penawaran umum obligasi dan penawaran umum berkelanjutan sukuk mudharabah tersebut digunakan untuk modal kerja proyek-proyek infrastruktur dan gedung yang dikerjakan oleh WIKA. Posisi WIKA didukung oleh kepercayaan Pemerintah terhadap WIKA, sehingga di sepanjang tahun 2022, WIKA memperoleh kepercayaan untuk mengerjakan berbagai proyek persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dilaksanakan pada 1516 November 2022 di Bali. Proyek-proyek tersebut, antara lain, Revitalisasi Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, peningkatan dan pembangunan jalan dan jembatan SP Tanamori, dan Preservasi Jalan dan Jembatan Nasional di Badung, Bali. Sementara itu, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berhasil diselesaikan di tahun 2022, di antaranya yaitu, Terminal Kijing, Bendungan Sukamahi dan Bendungan Randugunting. WIKA juga meraih kepercayaan untuk mengerjakan beberapa proyek Ibu Kota Negara (IKN), di antaranya, pembangunan jalan tol KKT Kariangau-Tempadung, Kantor Kepresidenan, Istana Kepresidenan, serta Hunian Pekerja. WIKA mengawali tahun 2023 dengan terus mencatatkan progres yang positif dalam menggarap berbagai proyek strategis nasional yang dipercayakan di antaranya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang merupakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara dengan mengerjakan 3 (tiga) stasiun kereta cepat, yaitu stasiun Halim, Karawang, dan Padalarang. Pada proyek ini, WIKA menjadi satu-satunya kontraktor utama yang berasal dari dalam negeri yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunannya, dengan bergabung dalam konsorsium yang melibatkan kontraktor luar negeri yang memiliki pengalaman panjang pada pembangunan kereta cepat di berbagai negara. WIKA juga berhasil merampungkan proyek Sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) yang merupakan sebuah langkah Pemerintah dalam meminimalisir potensi banjir secara komprehensif di wilayah Jakarta, Bekasi dan sekitarnya. Keberhasilan lainnya, yaitu pembangunan bendungan Kuwil Kawangkoan, jalan tol Semarang- Demak, jalan tol Cisumdawu dan beberapa proyek lainnya. Di tahun ini pula, WIKA memasuki masa transformasi untuk langkah penyehatan Perseroan baik dari sisi penyehatan keuangan, maupun tata kelola dan operasi perusahaan. WIKA tetap mampu beroperasi dengan baik di tengah situasi yang penuh tantangan. Hal ini dibuktikan dengan proses produksi yang tetap berjalan. Dalam kondisi tersebut, WIKA tetap mampu mencatatkan peningkatan penjualan. Hal ini diraih selaras dengan langkah transformasi WIKA yang terdiri dari tiga pilar yaitu fokus terhadap kas, keunggulan eksekusi proyek, dan penyeimbangan portofolio. Airport (BIB). BIB was formed by WIKA together with PT Angkasa Pura I (Persero) and Incheon International Airport Corporation (IIAC). The three of them are part of the consortium that won the Public Private Partnership (PPP) project tender for Hang Nadim Airport, Batam. In 2022, WIKA issued Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds and Mudharabah Sharia Bonds II Phase II 2022 on February 18, 2022, and Sustainable Public Offering of Wijaya Karya Sustainable Bonds and Mudharabah Sharia Bonds III Phase I 2022 on November 3 2022. The proceeds from bonds public offering and mudharabah sharia bonds sustainable public offering were used for working capital for infrastructure and building projects undertaken by WIKA. WIKA’s strong stance is supported by the Government’s trust in WIKA, hence throughout 2022 WIKA was entrusted with working on various preparatory projects for the G20 Summit held on November 15-16, 2022 in Bali. These projects include the Revitalization of Halim Perdana Kusuma Airport, Jakarta, Revitalization of VVIP Terminal at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali, improvement and construction of SP Tanamori road and bridge, and Preservation of National Roads and Bridges in Badung, Bali. Meanwhile, the National Strategic Projects (PSN) that have been successfully completed in 2022 among them are Kijing Terminal, Sukamahi Dam and Randugunting Dam. WIKA has also won the trust to work on several National Capital (IKN) projects, project, including the construction of Kariangau-Tempadung KKT toll road, Presidential Office, Presidential Palace, and Workers’ Residence. Starting year 2023, WIKA continued to record positive performance and progress in various national strategic projects entrusted, including the Jakarta-Bandung High-Speed Train (KCJB), which is the first high-speed train in Southeast Asia, by working on three highspeed train stations, namely Halim, Karawang, and Padalarang. In this project, WIKA was the sole domestic main contractor involved in the construction, participating in a consortium with foreign contractors with extensive experience in high-speed train construction in various countries. WIKA also completed the Sodetan Ciliwung to East Flood Canal (KBT) project, a government initiative to comprehensively minimize the potential for floods in Jakarta, Bekasi, and surrounding areas. Other accomplishment was the construction of Kuwil Kawangkoan dam, Semarang-Demak toll road, Cisumdawu toll road, and several other projects. In the same year, WIKA entered a transformation phase to improve the company's health, both financially and in terms of governance and operations. WIKA remained capable of operating effectively amid challenging conditions, as evidenced by the continuing production process. During this period, WIKA still managed to increase sales, aligning with the Company's transformation strategy consisting of three pillars: focus on cash, project execution excellence, and portfolio balancing.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5