Annual Report 2024 Laporan Tahunan > PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 17 Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Function Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Social and Environmental Responsibility Laporan Keuangan 2024 2024 Financial Report Fokus Bisnis WIKA Pada Lini Bisnis EPCC WIKA Business Focus On EPCC PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui operasional bisnisnya membuat langkah yang sistematis, tidak hanya sekedar memenuhi tuntutan tetapi telah melembaga dan berkomitmen untuk memberi nilai bersama dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. WIKA telah menetapkan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) sebagai fokus bisnis utama untuk menjawab tren kebutuhan proyek nasional dan global di masa mendatang. Kebijakan ini didasarkan pada dua faktor utama yaitu arah kebijakan strategis pemerintah dan tren proyek masa depan yang lebih kompleks dan berbasis teknologi tinggi, seperti yang dijelaskan sebagai berikut: 1. Arah Kebijakan Pemerintah dan Strategis Nasional WIKA sebagai bagian dari BUMN karya sangat bergantung pada kebijakan pemerintah yang saat ini diarahkan pada pembangunan berkelanjutan melalui program strategis seperti Ketahanan dan Transisi Energi, Hilirisasi Mineral, dan Perumahan Rakyat. Proyekproyek dalam program ini, seperti pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), CCUS ( Carbon Capture, Utilization, and Storage), hilirisasi mineral, dan revitalisasi sektor energi, semuanya memerlukan kemampuan EPCC yang terintegrasi. Dengan mengarahkan fokus bisnis ke EPCC, WIKA dapat memaksimalkan perannya dalam mendukung program prioritas pemerintah sekaligus memperluas peluang bisnis di sektor industri bernilai tambah. 2. Tren Proyek Masa Depan Proyek masa depan semakin mengarah pada kebutuhan pembangunan kompleks yang memerlukan penguasaan teknologi tinggi dan integrasi lintas fungsi, seperti pembangkit listrik EBT, transmisi listrik, kilang bioethanol dan biodiesel, serta hilirisasi nikel, tembaga, dan bauksit. Proyek-proyek ini memerlukan pendekatan EPCC yang mampu mengintegrasikan perencanaan, pengadaan, konstruksi, dan pengujian dalam satu kesatuan proses. WIKA, dengan pengalaman panjang di bidang konstruksi, memiliki kemampuan untuk bertransformasi menjadi pelaku utama dalam pelaksanaan proyek-proyek berbasis EPCC. Dengan mengadopsi EPCC sebagai fokus bisnis, WIKA tidak hanya memperkuat posisinya di pasar domestik, tetapi juga membuka peluang ekspansi di pasar internasional, mengingat tren global yang juga bergerak ke arah pengembangan infrastruktur berbasis energi bersih dan industri hilirisasi. Langkah ini mencerminkan strategi WIKA untuk tetap relevan dan kompetitif di era perubahan pasar yang dinamis, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh pemerintah. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), through its business operations, takes systematic measures, not barely to meet demands but has institutionalized and committed to delivering shared value in supporting the Sustainable Development Goals (SDGs). WIKA has established Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) as its main business focus to address the trends of national and global project needs in the future. This policy is based on two main factors: the strategic direction of government policy and the trend of more complex, high-tech projects in the future, as explained below: 1. Government Policy and National Strategic Direction As part of State-Owned construction companies, WIKA is highly dependent on government policies, which are currently directed toward sustainable development through strategic programs, include Energy Resilience and Transition, Mineral Downstreaming, and Public Housing. Projects within these programs, such as the construction of new renewable energy (EBT) power plants, CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage), mineral downstreaming, and energy sector revitalization, all require integrated EPCC capabilities. By focusing its business on EPCC, WIKA can maximize its role in supporting the government's priority programs while expanding business opportunities in the valueadded industry sector. 2. Future Project Trends In the future, projects are increasingly moving toward the need for complex development that requires advanced technology mastery and cross-functional integration, such as EBT power plants, electricity transmission, bioethanol and biodiesel refineries, and the downstreaming of nickel, copper, and bauxite. These projects require an EPCC approach that can integrate planning, procurement, construction, and testing into a unified process. WIKA, with its extensive experience in the construction sector, has the capability to transform into a major player in the implementation of EPCC-based projects. By adopting EPCC as its business focus, WIKA does not only strengthen its position in the domestic market but also opens expansion opportunities in the international market, considering the global trend moving toward the development of infrastructure based on clean energy and downstream industries. This step reflects WIKA’s strategy to remain relevant and competitive in an era of dynamic market changes, while also supporting the sustainable development goals set by the government.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5